Selasa, 05 Mei 2015

5 cara tepat berbicara dengan orang tua

1. Libatkan dalam pembicaraan ringan
Bicarakan hal-hal ringan terlebih dahulu, misalnya mengenai hewan peliharaan, nanti malam makan apa, dsb. Hal tersebut akan membantu kita terhubung dengan orang tua, sehingga bisa dilanjutkan ke pembicaraan yang lebih besar lagi.

2. Beri tahu apa yang ingin kamu capai
Apakah Anda memiliki masalah berat yang ingin diselesaikan? Atau sekadar didengarkan oleh orang tua? Jangan hanya diam atau bahkan berbohong kepada orang tua. Ungkapkan apa yang ingin dicapai atau lakukan, agar mereka tahu apa yang kamu butuhkan.

3. Bicarakan dengan salah satu orang tua terlebih dahulu
Jika takut berbicara kepada orang tua, coba bicarakan dengan salah satu dari mereka yang lebih memahami akan hal tersebut.

4. Pilih jalan keluar dari pertentangan
Setiap pembicaraan akan berjalan dengan baik jika tidak ada pertengkaran. Menurut McCoy, jika segala sesuatu yang dibicarakan adalah pertentangan, kamu dan orang tuamu hanya akan kelelahan. Jika  tidak mendapatkan titik tengah, coba minta pengecualian, atau dengan melakukan hal-hal yang baru.

5. Pilih tempat dan waktu yang tepat
Bukan ide bagus jika kamu berbicara mengenai hal-hal buruk ketika orang tuamu sedang terburu-buru menuju kantor. Berbicaralah saat orang tua sedang santai. Jika sedang marah, tunggu hingga meredam.

Sabtu, 02 Mei 2015

cara berfikir kritis

1. Jangan terburu-buru
Pikirkan secara baik-baik dan mendalam mengenai beberapa ide sebelum Anda mengambil keputusan. Ini tidak harus memakan waktu yang lama. Coba Anda tanyakan pada kelompok Anda mengenai sisi lain dari masalah, atau cara pandang yang lebih mendalam. Ini harus selalu diterapkan, terutama saat menghadapi isu-isu yang rumit dan baru.
2. Mencoba berpikir di luar kotak
Selalu berpikir bersama kelompok akan membuat pikiran Anda terbatasi. Sesekali, berpikirlah sendiri, dan cobalah keluar dari pemikiran kelompok. Lihatlah masalah dari sudut pandang lain dna temukan kemungkinan-kemungkinan penyelesaian masalah yang mungkin tidak terpikirkan oleh kelompok Anda. Memang menjadi berbeda belum tentu selalu lebih baik. Namun paling tidak Anda bisa menemukan "titik buta" dari setiap masalah.
3. Mendukung perbedaan pendapat
Berdebat tidak selalu berarti masalah. Dengan berdebat dan saling melempar pendapat Anda dapat mengumpulkan pemikiran yang berbeda-beda. Jangan selalu melihat pendapat yang berbeda dengan Anda sebagai sebuah kesalahan. Anda harus berani berpikiran terbuka dan menerima semua perbedaan tersebut. Siapa tahu salah satu pendapat yang berbeda itu adalah penyelesaian masalah bagi perusahaan Anda.
4. Berkomunikasi dengan maverick
Maverick adalah istilah yang digunakan untuk menyebut orang-orang atau organisasi yang tidak konvensional, yang seringkali memiliki sudut pandang yang tidak biasa. Temukan mereka, dan cari tahu bagaimana cara pandang mereka terhadap sesuatu. Jika pendapat mereka sangat berbeda dengan Anda, kemungkinan akan terjadi penolakan. Namun orang-orang yang berpikir kritis selalu mencari cara lain dalam melihat setiap masalah. Anda mungkin akan sering berbeda pendapat dengan para maverick, tetapi bisa jadi pada beberapa kesempatan, Anda akan mendapatkan pandangan yang lebih baik, luas, dan jelas dengan memahami cara berpikir mereka.
Itulah cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan cara berpikir kritis Anda. Pada intinya adalah selalu berpikiran terbuka pada hal-hal dan pemikiran baru. Kemudian biarkan otak Anda berkreasi dengan segala macam sudut pandang dan cara berpikir.